saya tak tahu apa arti semua ini..
yang saya hanya tau semua ini begitu sakit meskipun terkadang bahagia menghampiri.
masa lalu tinggal kenangan meskipun sulit tuk menghilangkan rasa sakit itu.
terkadang saya sadar harus bangkit,namun terkadang saya terjatuh lagi.
terkadang saya berpikir semua ini terjadi karena dia,namun itulah jalan hidup saya yang harus saya jalani.
Februari tidak selalu sebasah ini, sebelumnya aku pernah belajar
bagaimana cara menahan tanggul air mata yang sekarang bocor karena
usangnya
Februari tidak selalu sedingin ini, sebelumnya kita telah terbiasa menyulut begitu banyak rindu yang membara di relung dada
Februari tak selalu sebeku ini, sebelumnya kau terlalu terbiasa melumerkan tawa di sudut-sudut bibirku
Aku
punya cukup waktu sebelum matahari sampai ke titik tigapuluhderajat,
karena itu aku menulis dan menyiapkan pesan yang nanti akan kutitip
padanya. Kepada februari februari lalu yang kurindukan, yang kuharapkan
hadirnya malam ini. Hingga aku bisa terlahir kembali untuk, menjatuhimu
cinta.
♥ Tantri Septiana Berbagi Cerita ♥
panggil aja gue Tantri, gue ga cantik, dan jauh dari sempurna :') blog ini gue tulis sesuai dengan kondisi gue.. ^^ parents - problems - friends - fakes - love - crush - dating - responsibility - drama - heartache - failures - stress - happiness. it's life! ^^
Jumat, 01 Maret 2013
Jumat, 18 Januari 2013
:")":
Pejamkan mata hatiku
Heningkan perasaanku
Hilangkan benih cintamu
Yang pernah bersemi dihati
Ku coba pejamkan mata hatiku
Sekali lagi tuk berfikir
Masihkah salju hatimu
Seputih sayap malaikatku
Yang ada di surga langit
Masih terlintas dilubuk hatiku
Senyum tulusmu padaku
Manis bibirmu saat ku kecup
Hangat peluk tubuhmu
Semua masih terekam merdu
Mata air dihatiku meluap
genangi kelopak mataku
Tetes demi tetes disela mataku
Terjatuh lepas bersama isakku
Tiap tetes air mataku
Hilangkan cintaku padamu
Pudarkan janjimu padaku
Yang pernah kau benarkan
Hanya untukku selalu
Semua tak sempurna
Karena kau telah temukan malaikat penjagamu
Semua hanya jadi drama cintaku
Dengan tawamu diatas laraku
Walau hatiku teriak ingkarinya
tapi rasa itu masih ada
walau ku harus tetap bersandiwara
apakah menanti itu suatu hal yang memuakkan??
Heningkan perasaanku
Hilangkan benih cintamu
Yang pernah bersemi dihati
Ku coba pejamkan mata hatiku
Sekali lagi tuk berfikir
Masihkah salju hatimu
Seputih sayap malaikatku
Yang ada di surga langit
Masih terlintas dilubuk hatiku
Senyum tulusmu padaku
Manis bibirmu saat ku kecup
Hangat peluk tubuhmu
Semua masih terekam merdu
Mata air dihatiku meluap
genangi kelopak mataku
Tetes demi tetes disela mataku
Terjatuh lepas bersama isakku
Tiap tetes air mataku
Hilangkan cintaku padamu
Pudarkan janjimu padaku
Yang pernah kau benarkan
Hanya untukku selalu
Semua tak sempurna
Karena kau telah temukan malaikat penjagamu
Semua hanya jadi drama cintaku
Dengan tawamu diatas laraku
Walau hatiku teriak ingkarinya
tapi rasa itu masih ada
walau ku harus tetap bersandiwara
apakah menanti itu suatu hal yang memuakkan??
Bahagia itu pilihan, kan?
Rasa sesak dan lupa akan sadar pernah tertanam didalam
Diam, dan berputar dalam tempat yang seharusnya cinta ada di situ
Tertawa pernah hanya jadi topeng dalam hidupku
Aku tertawa bukan karna larut dalam cerita lucu yg aku dengar, aku tertawa hanya untuk menghibur diri, Atau hanya kedok agar tidak dicap begitu menyedihkan
Aku hanya meringis kecil saat luka ini terbakar cuka asam, Kemudian sedikit tertawa agar tidak terlalu berasa pedih
Aku tidak menangis,aku tidak menyalahkan siapa-siapa, Tidak juga pada Tuhan
Aku tidak ingin menangis,
Dan membiarkan orang lain menatapku aneh
Aku tidak ingin datang dan berkeluh, Dan menuntut cinta untuk kembali
Aku juga tidak ingin menjerit,Dan minta sebuah bahu untuk bersandar
Namun akhirnya aku terdiam,dan berhenti tertawa
Aku diam, Aku menangis, tapi masih dalam diam dan Tidak mengharap satu telingapun mendengar isak tangisku
Saat semua tengah lelap,Aku peluk diriku dalam gelap, Suara napasku tengah jelas dalam ruang yg sepi,
Di hadapan cermin dengan muka lembam basah menjerit dalam diam
Memukul ruang-ruang yang memukul ku dari dalam
Lukaku kian busuk,
Belatung-belatung kian nyaman jilati sisi lukaku,
Berlapis nanah matang yg lengket sana-sini
Aku tidak berharap…
" Tidak, aku berharap.. "
Aku berharap ada yang datang dan tanyakan,
“mengapa?”
Bukan, bukan seperti itu
Aku berharap ada yang datang dan diam di sisiku
Walau hanya duduk mematung dalam hitungan menit
Aku sangat berharap, sungguh!!!!!
Bahagia itu pilihan, kan?
Seperti aku yang memilih untuk bahagia
Walau hanya kebohongan,
Aku sedang bahagia,aku sangat bahagia
Dengan cara ini, aku hidup
Belajar banyak dari dalam diriku
Dari diriku yang selalu aku liat,
Di hadapan cermin,
Diam, dan berputar dalam tempat yang seharusnya cinta ada di situ
Tertawa pernah hanya jadi topeng dalam hidupku
Aku tertawa bukan karna larut dalam cerita lucu yg aku dengar, aku tertawa hanya untuk menghibur diri, Atau hanya kedok agar tidak dicap begitu menyedihkan
Aku hanya meringis kecil saat luka ini terbakar cuka asam, Kemudian sedikit tertawa agar tidak terlalu berasa pedih
Aku tidak menangis,aku tidak menyalahkan siapa-siapa, Tidak juga pada Tuhan
Aku tidak ingin menangis,
Dan membiarkan orang lain menatapku aneh
Aku tidak ingin datang dan berkeluh, Dan menuntut cinta untuk kembali
Aku juga tidak ingin menjerit,Dan minta sebuah bahu untuk bersandar
Namun akhirnya aku terdiam,dan berhenti tertawa
Aku diam, Aku menangis, tapi masih dalam diam dan Tidak mengharap satu telingapun mendengar isak tangisku
Saat semua tengah lelap,Aku peluk diriku dalam gelap, Suara napasku tengah jelas dalam ruang yg sepi,
Di hadapan cermin dengan muka lembam basah menjerit dalam diam
Memukul ruang-ruang yang memukul ku dari dalam
Lukaku kian busuk,
Belatung-belatung kian nyaman jilati sisi lukaku,
Berlapis nanah matang yg lengket sana-sini
Aku tidak berharap…
" Tidak, aku berharap.. "
Aku berharap ada yang datang dan tanyakan,
“mengapa?”
Bukan, bukan seperti itu
Aku berharap ada yang datang dan diam di sisiku
Walau hanya duduk mematung dalam hitungan menit
Aku sangat berharap, sungguh!!!!!
Bahagia itu pilihan, kan?
Seperti aku yang memilih untuk bahagia
Walau hanya kebohongan,
Aku sedang bahagia,aku sangat bahagia
Dengan cara ini, aku hidup
Belajar banyak dari dalam diriku
Dari diriku yang selalu aku liat,
Di hadapan cermin,
Senin, 24 Desember 2012
https://www.facebook.com/notes/suka-suka-tantri/coba-di-baca-aja-dulu-ya-semua-/10150155785483992
.... " yang namanya hidup, bohong aja kalo gada masalah. Setiap org pst
memiliki itu. Semua tergantung pd kepribadian msg2 tntg bgmn lo smua
menyikapi itu. Bbrp hr yg lalu gue mendapati itu, jujur gue bukan org yg
kuat. Gue mrasa hr2 itu terasa berat buat gue. Gue munafik dlm
menjalani saat2 seperti itu, gue tersenyum/tertawa layaknya org yg tanpa
beban. Disitu gue mau cb jd tegar, tp sulit. Gue pesimis, putus asa, dn
ngerasa Tuhan ga syg sm gue, dsb.. Tp hr ini gue menyadari, btapa Tuhan
syg sm gue.. Hari ini Tuhan ksh kbahagiaan yg luar biasa buat gue. Gue
mksh bgt utk hr ini. Plajaran yg gue dapet : sberat apapun mslh,
bukannya Tuhan ga syg sm lo, tp lo smua pasti tau dong, Tuhan ga pernah
tdr.. Tuhan ga akn ngbiarin umatnya jatuh terpuruk trus, Tuhan pasti bnt
lo, karna lo smua ksh kecilnya Tuhan ! :D
Guys, Tuhan slalu ada buat lo, tp apa lo slalu ada buat Dia? (ayo coba di inget2 lg)............. "
Catatan itu pernah gue tulis di facebook note gue tanggal 16 April 2011, dan kali ini gue ngerasain hal itu lagi, beberapa minggu yang lalu gue bnr tersungkur, ngerasa jatuh-sejatuh-jatuhnya, gue ngerasa Tuhan gak adil, dsb.. Tp gue ngerti, Tuhan ksh cobaan itu untuk ngebuat gue jd jauh lebih baik. ThxGod!!
Guys, Tuhan slalu ada buat lo, tp apa lo slalu ada buat Dia? (ayo coba di inget2 lg)............. "
Catatan itu pernah gue tulis di facebook note gue tanggal 16 April 2011, dan kali ini gue ngerasain hal itu lagi, beberapa minggu yang lalu gue bnr tersungkur, ngerasa jatuh-sejatuh-jatuhnya, gue ngerasa Tuhan gak adil, dsb.. Tp gue ngerti, Tuhan ksh cobaan itu untuk ngebuat gue jd jauh lebih baik. ThxGod!!
Minggu, 23 Desember 2012
:"(
seperti gaun putih yang dikenakan oleh pengantin, ya itulah aku
seperti mobil mewah dikendarai, ya itulah aku
aku hanya wanita biasa, yang mecari jati diri diusia beliaku
aku tak tau apa yang kurasakan
apakah aku harus bersyukur? atau apa Tuhan?
yang aku tau, saat ini aku mempunyai seseorang yang mencintaiku
dia meyakinkanku dengan apa yang dia miliki
akupun merasa nyaman bila bersamanya,
mungkin semua orang melihatnya
dengan semua yang kupunya ini, aku ibarat kertas yg sudah kusam
aku seperti baju yang jika diinginkan dipakai, dikenakan, namun jika tidak aku diabaikan
aku merasa tidak pantas untuk ini, tidak patut untuk ini
seperti mobil mewah dikendarai, ya itulah aku
aku hanya wanita biasa, yang mecari jati diri diusia beliaku
aku tak tau apa yang kurasakan
apakah aku harus bersyukur? atau apa Tuhan?
yang aku tau, saat ini aku mempunyai seseorang yang mencintaiku
dia meyakinkanku dengan apa yang dia miliki
akupun merasa nyaman bila bersamanya,
mungkin semua orang melihatnya
dengan semua yang kupunya ini, aku ibarat kertas yg sudah kusam
aku seperti baju yang jika diinginkan dipakai, dikenakan, namun jika tidak aku diabaikan
aku merasa tidak pantas untuk ini, tidak patut untuk ini
BENCI
Sepi menamparku berkali-kali,
memaksaku untuk menyiasati peran dalam hidup,
aku mengerti tentang semua ini,
namun aku betah untuk tetap melihatmu tak peduli.
Aku mencoba kuat,
bertahan dalam kesakitan,
tertawa dalam tangis,
mencinta dalam benci...
mau tahu mauku?
Berharap ada Pangeran datang kepadaku, dengan senyuman surgawinya mempersilahkan aku menghambur ke pelukannya, hingga isak tangisku menjadi do'a yg langsung tembus ke langit...
adakah namamuu dalam harapku?
adakah aku meminta sisa cintamu?
memaksaku untuk menyiasati peran dalam hidup,
aku mengerti tentang semua ini,
namun aku betah untuk tetap melihatmu tak peduli.
Aku mencoba kuat,
bertahan dalam kesakitan,
tertawa dalam tangis,
mencinta dalam benci...
mau tahu mauku?
Berharap ada Pangeran datang kepadaku, dengan senyuman surgawinya mempersilahkan aku menghambur ke pelukannya, hingga isak tangisku menjadi do'a yg langsung tembus ke langit...
adakah namamuu dalam harapku?
adakah aku meminta sisa cintamu?
Rabu, 05 Desember 2012
--------***************--------
Ketika semuanya terabaikan
Tersisa aku dalam diam yang panjang
Menghadapi sebuah kenyataan ini
Menanti sebuah jawaban janji darimu
Nasib bagaikan badai pasir
Yang terus berubah arah
Mengikuti mu
Walau kau sudah berbalik arah
Ia tertiup bukan dari sesuatu yang jauh
Ia datang dari sekitar mu
Sesuatu dalam diri mu
Keyakinan itu lah ...
Yang membuatku tak ingin terus rapuh dalam keterpurukan.
WHAT--------SHOULD--------I--------DO????????????????
Tersisa aku dalam diam yang panjang
Menghadapi sebuah kenyataan ini
Menanti sebuah jawaban janji darimu
Nasib bagaikan badai pasir
Yang terus berubah arah
Mengikuti mu
Walau kau sudah berbalik arah
Ia tertiup bukan dari sesuatu yang jauh
Ia datang dari sekitar mu
Sesuatu dalam diri mu
Keyakinan itu lah ...
Yang membuatku tak ingin terus rapuh dalam keterpurukan.
WHAT--------SHOULD--------I--------DO????????????????
Langganan:
Komentar (Atom)