Kamu yg dulu kumiliki, tak bs lagi kugenggam dengan jemari..
Kita berpisah tanpa alasan yang jelas
tanpa diskusi dan iterupsi, ya berpisah begitu saja..
Seakan-akan semua hanyalah masalah sepele, yg begitu mudah disentil oleh satu hentakan kecil
Sangat mudah, sampai aku tak benar2 mengerti,
apakah kita memang benar2 berpisah? atau dulu sebenarnya kita tak punya keterikatan apapun..
Aku mulai berani melewati banyak hal bersamamu
kita habiskan waktu dengan langkah yang sama, begitu seirama, tanpa cela, tanpa cacat, semua sempurna..
Dan AKU BAHAGIA :")
Benarkah aku dan kamu pernah Bahagia bersama??
Jika IYA, kenapa kamu harus merubah mimpi menjadi api? merubah pelangi menjadi bui?
Hidupku tak lagi sama dan aku masih berjuang untuk melupakan sosokmu yang taklagi terengkuh oleh pelukan !!
Jika jemari ditakdirkan untuk menghapus air mata, mengapa kali ini aku menghapus air mataku sendiri?
Dimana jemarimu saat tak bisa kau hapuskan airmataku?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar